Lebih dari 1/2 tahun telah orang-orang berusaha pada kondisi kritis karena epidemi COVID-19. Beberapa bagian usaha terserang efeknya, tidak kecuali dengan industri kecantikan serta perawatan diri. Bertentangan dengan hal tersebut, industri kesehatan, seperti usaha perlengkapan olahraga, bertambah cepat.

Dalam webinar bertopik ‘Selasa Bersama-sama HIPMI: Masih Cantik Semasa Epidemi’, disebut jika industri kecantikan satu diantara bagian yang terpengaruh karena kritis perekonomian serta kebijaksanaan social distancing yang harus dilaksanakan untuk memutuskan rantai COVID-19.
Pemakaian kosmetik serta kesibukan perawatan kecantikan yang lain juga makin sedikit sebab warga yang seringkali ada di dalam rumah.
Hal itu dibetulkan oleh dr. I Gusti Nyoman Darmasaputra, seorang dermatologis yang pendiri beberapa sektor bisnis kecantikan.
Menurut dia, waktu senggang di saat epidemi sebetulnya memberikan peluang buat warga untuk bertambah memerhatikan serta menjaga performa dari rumah.
Kebalikannya dengan industri kecantikan, usaha perlengkapan kesehatan atau alat olahraga kelihatannya bertambah mujur kesempatan ini. Ini dipastikan langsung oleh Manuputty Bellaetrix, bekas olahragawan bulu tangkis sekaligus juga pemilik usaha alat olahraga namanya B Badmintonstore.
Bella menjelaskan jika penghasilan upayanya bertambah cepat semasa epidemi karena kesadaran warga akan kesehatan yang makin tinggi juga. “Jika situasi keadaan COVID, dari fragmen saya justru naik permintaan-nya, dapat 3x lipat naiknya. Kemungkinan sebab olahraga itu menjadi satu kewajiban dalam soal kesehatan sekarang ini ,” katanya.
Untuknya penting untuk mempertahankan kesehatan dengan jaga skema makan serta pola hidup meskipun cuman di dalam rumah saja. “Saya serta keluarga jarang-jarang sekali keluar dari rumah, ke mana-mana tetap gunakan masker serta membersihkan tangan. Panduan mempertahankan kesehatan dapat dari minum juice tiap hari, serta minimum olahraga seperti sepedaan,” imbuhnya lagi.
 Untuk yang suka olahraga dianjurkan untuk memakai sunblock membuat perlindungan kulit dari paparan cahaya matahari langsung. (Brigitta Valencia Bellion)
Satu klinik kecantikan bayar kompensasi ke pegawai yang memundurkan diri dengan uang koin. Jumlah kompensasinya GBP 700 atau sama dengan 13 juta rupiah.