Bukan hal yang baru bila kita mengulas tentang kekuatan internet di negara Korea Selatan ini. Korea Selatan jadi satu dari 10 koneksi broadband paling cepat menurut CNBC Indonesia antara beberapa negara lain di penjuru dunia. Tetapi tahukah kamu tentang perubahan internet serta pengaruhnya dengan perubahan media online dari sana? Yuk kita cari info bersama!

Lahirnya Internet di Korea Selatan

Dalam jurnal A Brief History of the Internet in Korea (Chon, dkk., 2005) mengatakan jika pembangunan skema peningkatan jaringan (Sistem Development Network) diawali di tahun 1982. Ini diikuti dengan tersambungnya computer pada Kampus Nasional Seoul dengan computer di Korea Institute of Electronics Technology.

Pemakaian skema TCP/IP, yang sempat kita ulas awalnya dalam artikel tentang internet, jadi protocol penting yang dipakai untuk komputer-komputer yang tersambungsi atau tersambung pada SDN itu, hingga dapat dipandang ini jadi cikal akan internet di Korea Selatan.

Pada seputar tahun 1983, dibuatlah pemakaian e-mail atau surat elektronik atau surel dengan memakai ciri-ciri Korea atau Hangul, sebagai awal dari ada komunikasi antar PC yang pada akhirnya akan berdiri mandiri di tahun 1995 dengan memakai jaringan komersial, serta dari tahun itu, SDN tersambung dengan beberapa situs di Asia, Amerika Utara, serta Eropa. Jaringan ini disebutkan dengan AsiaNet.

Koneksi Internet Global sampai Kenaikan Pemakaian Internet dalam Komune Pendidikan

Pada tengah 1980an, gerakan beberapa momen penting di Korea Selatan ini membuat pemakaian internet di Korea sangat mungkin untuk turut dalam pemakaian internet dengan cara global. Pada Juli 1986, IP address pertama di Korea dibuat. Setelah itu, pemakaian domain yang merepresentasikan Korea (.kr) dibuat juga.

Dengan perubahan dalam negrinya yang cepat, karena itu pada akhirnya dibuatlah peraturan dalam pemakaian internet di tahun 1988.

Situs pertama di Korea, yakni cair.kaist.ac.kr, juga di setting serta dioperasionalkan pada 1993.